Akan digelar Siswanto Cup VI mulai 9 September 2019

Foto: Gatot Aribowo

Siswanto, calon legislatif DPRD Kabupaten Blora terpilih periode 2019-2024. Akan menyelenggarakan Turnamen Bola Voli Siswanto Cup VI.

Sabtu, 24 Agustus 2019 17:48 WIB

BLORA (wartablora.com)—Turnamen bola voli Siswanto Cup kembali akan digelar. Tahun ini memasuki tahun ke-6 dengan Siswanto Cup VI, nantinya akan digelar mulai 9 September 2019. Turnamen ini antar desa, digelar di seluruh Kabupaten Blora dengan sistem zona yang terdiri 6 zona. Dari sistem zona nantinya akan diambil 16 tim yang akan tanding dalam grand final, digelar di Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen.

"Hari ini kita pembentukan panitia, termasuk di dalamnya ada panitia tiap zona yang akan mempersiapkan segala sesuatunya sebelum serentak digelar di 6 zona mulai 9 September 2019, bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional," kata Siswanto, yang juga caleg terpilih dalam Pileg DPRD Kabupaten Blora periode 2019-2024.

Enam zona ini terdiri zona 1 yang pertandingannya dipusatkan di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen. Zona ini akan diikuti sebagian desa-desa di Kecamatan Ngawen, dan sebagian lagi dari Kecamatan Kunduran.

Zona 2 pertandingannya akan dipusatkan di Kulon Kali Ngawen. Di zona ini sebagian dari desa-desa di Kecamatan Ngawen, dan desa-desa yang ada di Kecamatan Japah.

Sementara zona 3 akan dipusatkan di Pulo, yang akan diikuti desa-desa yang ada di Kecamatan Sambong, Cepu, dan Kecamatan Kedungtuban.

Zona 4 akan dipusatkan di Kedungpeting, dengan diikuti sebagian desa-desa di Kecamatan Kunduran, dan semua desa di Kecamatan Todanan.

Untuk zona 5 akan dipusatkan di Goito, Mendenrejo. Desa-desa yang masuk di zona ini ada di Kecamatan Kradenan, Kecamatan Randublatung, dan Kecamatan Jati.

"Sementara untuk zona 6 akan dipertandingkan di Desa Tambaksari, Kecamatan Blora. Desa-desa yang akan bertanding di zona ini antara lain dari Kecamatan Blora, Jepon, Bogorejo, dan Kecamatan Jiken," kata Siswanto.

Dari 6 zona tersebut, hanya zona 3 dan 4 yang akan diambil 2 juara untuk berlaga di grand final yang rencananya akan digelar awal Oktober 2019.

"Zona 1, 2, 5, dan 6 akan diambil juara 1, 2, dan 3. Sementara zona 3 dan 4 akan diambil juara 1 dan 2," lanjutnya.

Untuk tingkat zona, juara 1 akan mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp1 juta, juara 2 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp700 ribu, juara 3 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp500 ribu, dan juara 4 mendapatkan Rp300 ribu.

"Untuk grandfinal, hadiah pertama akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp15 juta, juara 2 uang pembinaan sejumlah Rp7 juta, dan juara 3 uang pembinaan sejumlah Rp3 juta," katanya sambil menambahkan jika dalam final di grand final akan dihadirkan pertandingan eksibisi antara Jati Mustika yang mengumpulkan pemain terbaik Blora, melawan DPUPR.

Untuk grandfinal, desa yang lolos diijinkan untuk meminjam pemain dari desa lain yang masih dalam satu kecamatan.

"Maksimal 3 pemain, yang akan diijinkan turun ada 2 pemain. Tapi masih dalam 1 kecamatan. Sehingga memberi kesempatan pemain bagus dari desa lain yang tidak lolos ke grandfinal untuk turut bertanding atas nama desa yang lolos ke grandfinal," tambah Siswanto. (*)