Diikuti 180 tim, Siswanto Cup serentak mulai jam 3 sore 9 September 2019

Foto: Dokumen wartablora.com

Panitia Siswanto Cup ke-VI usai rapat panitia, Sabtu, 24 Agustus 2019.

Minggu, 08 September 2019 09:40 WIB

BLORA (wartablora.com)—Siswanto Cup kembali digelar di Kabupaten Blora. Even turnamen bola voli yang diselenggarakan Siswanto, anggota DPRD Kabupaten Blora dari Partai Golkar, ini memasuki tahun ke-6. Sedikitnya 180 tim bola voli dari ratusan desa di Kabupaten Blora akan mengikuti turnamen ini. Rencananya, turnamen ini akan dibuka pada Senin, 9 September 2019, mulai jam 3 sore serentak di 6 zona di seluruh Kabupaten Blora.

"Sengaja kita buka serentak di tanggal 9 September sekaligus sebagai tanda memeriahkan Hari Olahraga Nasional. Sore jam 3 akan mempertandingkan 6 pertandingan digelar di 6 zona," kata Siswanto.

Zona 1 yang pertandingannya dipusatkan di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen. Zona ini akan diikuti sebagian desa-desa di Kecamatan Ngawen, dan sebagian lagi dari Kecamatan Kunduran. Terdapat 32 tim yang akan berlaga di zona ini.

Zona 2 pertandingannya akan dipusatkan di Kulon Kali Ngawen. Di zona ini sebagian dari desa-desa di Kecamatan Ngawen, dan desa-desa yang ada di Kecamatan Japah. Terdapat 48 tim yang akan berlaga di zona ini.

Sementara zona 3 akan dipusatkan di Pulo, yang akan diikuti desa-desa yang ada di Kecamatan Sambong, Cepu, dan Kecamatan Kedungtuban. Terdapat 18 tim yang akan berlaga di zona ini.

Zona 4 akan dipusatkan di Kedungpeting, dengan diikuti sebagian desa-desa di Kecamatan Kunduran, dan semua desa di Kecamatan Todanan. Terdapat 19 tim yang akan berlaga di zona ini.

Untuk zona 5 akan dipusatkan di Goito, Mendenrejo. Desa-desa yang masuk di zona ini ada di Kecamatan Kradenan, Kecamatan Randublatung, dan Kecamatan Jati. Terdapat 24 tim yang akan berlaga di zona ini.

"Sementara untuk zona 6 akan dipertandingkan di Desa Tambaksari, Kecamatan Blora. Desa-desa yang akan bertanding di zona ini antara lain dari Kecamatan Blora, Jepon, Bogorejo, dan Kecamatan Jiken," kata Siswanto yang juga merupakan Ketua DPP KNPI Bidang Literasi dan Ilmu Pengetahuan ini.

Di zona 6 ini terdapat 39 tim yang akan berlaga.

"Setiap desa ada yang mengirimkan 2 sampai 3 tim bola voli-nya," Siswanto yang juga merupakan Ketua DPD partai Golkar Kabupaten Blora ini menambahkan.

Dari 6 zona tersebut, hanya zona 3 dan 4 yang akan diambil 2 juara untuk berlaga di grand final yang rencananya akan digelar awal Oktober 2019.

"Zona 1, 2, 5, dan 6 akan diambil juara 1, 2, dan 3. Sementara zona 3 dan 4 akan diambil juara 1 dan 2," lanjutnya.

Untuk tingkat zona, juara 1 akan mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp1 juta, juara 2 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp700 ribu, juara 3 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp500 ribu, dan juara 4 mendapatkan Rp300 ribu.

"Untuk grandfinal, hadiah pertama akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp15 juta, juara 2 uang pembinaan sejumlah Rp7 juta, dan juara 3 uang pembinaan sejumlah Rp3 juta," katanya sambil menambahkan jika dalam final di grand final akan dihadirkan pertandingan eksibisi antara Jati Mustika yang mengumpulkan pemain terbaik Blora, melawan DPUPR.

Untuk grandfinal, desa yang lolos diijinkan untuk meminjam pemain dari desa lain yang masih dalam satu kecamatan.

"Maksimal 3 pemain, yang akan diijinkan turun ada 2 pemain. Tapi masih dalam 1 kecamatan. Sehingga memberi kesempatan pemain bagus dari desa lain yang tidak lolos ke grandfinal untuk turut bertanding atas nama desa yang lolos ke grandfinal," imbuhnya. (*)